“Energilah faktor utama tingginya kinerja, bukan waktu”
(Jim Loehr & Tony Schwartz, penulis “The Power of Full Engagement”)

Saya sering menjumpai orang yang merasa bangga sekaligus memelas terkait dengan ketergantungannya pada jam kerja yang berlebihan. Orang ini tampaknya bermasalah dengan waktu, tapi lebih-lebih sebenarnya mereka punya masalah dengan energinya. Dari mereka, ada yang berkomentar, “Waduh, kalau tidak ngelembur, pasti pekerjaan saya tidak bakal beres.” Komentar kain, “Namanya juga kerja di perusahaan kami, kalau enggak lembur, rasanya belum jadi karyawan yang sesungguhnya” atau “ Kalau enggak pukul 9 malam, belum bisa pulang. Kadang Sabtu dan Minggu juga masuk kantor.”